Beli rumah di bawah usia 30 tahun

Beli rumah di bawah usia 30 tahun bagaimana caranya?
Yuk cari tahu melalui seri infografis berikut!

Hal pertama yang harus Anda kerjakan adalah menabung. Klise memang, tapi ini adalah langkah awal yang Anda harus lakukan. Sebisa mungkin sisihkan penghasilan Anda minimal 20 persen untuk ditabung. Kalau sudah cukup, uang tersebut akan sangat berguna untuk membayar down payment rumah. Jika perlu, buatlah rekening terpisah untuk tabungan dan pengeluaran biasa. Prinsip paling utama dalam menabung adalah disiplin dan rutin. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.

 


Jangan biarkan uang mengendap di dalam tabungan dalam jangka waktu yang lama. Mulailah berpikir untuk melakukan investasi dan membuat uang Anda berlipat ganda melalui investasi.Anda dapat memulainya dengan cara ikut menanam modal di dalam usaha yang dikelola teman atau keluarga Anda, hal ini tentu saja akan membuat Anda mendapatkan sejumlah keuntungan di masa yang akan datang.

Anda juga dapat menginvestasikan uang Anda dalam bentuk investasi yang lebih aman, seperti: emas, deposito, atau reksadana.

 


Pinjaman tanpa bunga atau minim bunga bisa didapatkan bukan dari bank, namun dari kerabat dekat. Anda bisa meminjam uang kepada orangtua atau saudara untuk membeli rumah dengan pembayaran kredit. Sebagai ucapan terima kasih, Anda bisa melakukan negosiasi bunga yang tentunya jauh lebih rendah dari KPR.

 


Selalu pertimbangkan dengan baik jumlah penghasilan Anda dengan nilai cicilan KPR yang harus dibayarkan setiap bulannya. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena KPR merupakan kredit dengan jangka waktu pembayaran yang bisa sangat panjang, karena itu Anda harus cermat dalam melakukan perhitungan di dalam keuangan Anda.

Jangan tergoda dengan jangka cicilan pendek hanya karena bunga yang ditawarkan jauh lebih ringan. Anda harus tetap menyesuaikan kemampuan bayar Anda dengan jumlah cicilan yang harus Anda setorkan setiap bulannya.

 


Walau Anda masih merasa muda dan sehat, namun tak ada salahnya Anda memiliki asuransi kesehatan sebagai bentuk perlindungan terhadap biaya-biaya pengobatan yang mungkin dikeluarkan di kemudian hari. Selain sebagai bentuk perlindungan, hal ini juga bisa dijadikan sebagai sebuah bentuk tabungan.

Ikuti program asuransi kesehatan dengan nilai dana nominal menengah. Lalu uang setoran bulanan tersebut dapat diambil kembali setelah 5 tahun ke depan, tentunya dengan sejumlah potongan oleh pihak asuransi. Namun dana tersebut dapat dijadikan sebagai dana tambahan uang muka bagi rumah Anda.