Pasar Properti di Tahun Politik 2019, Apakah Masih Menarik?

Tahun politik 2019 dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap permintaan pasar properti di tanah air.  Namun, Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan menyebutkan bahwa pasar properti di tahun baru mendatang diprediksi stabil meski ada Pemilihan Presiden di semester pertama.

Beragam prediksi mulai bermunculan menjelang tahun baru 2019 yang menyebutkan bahwa investasi di sektor properti dinilai masih layak dilakukan. Tren pasar properti masih terus bergairah berkat sejumlah kebijakan pemerintah, misalnya saja pelonggaran Loan To Value atau LTV, serta Program Sejuta Rumah yang memudahkan masyarakat untuk memiliki hunian.

Investasi dalam bidang properti masih dinilai menarik dibandingkan sektor lainnya. Nilai aset yang terus meningkat menjadi pilihan bagi para investor yang ingin mencari imbal hasil pasti yang tidak tergerus oleh nilai inflasi atau situasi ekonomi maupun politik.

Data yang didapat dari Rumah.com juga ikut berbicara mengenai prediksi pasar properti di 2019 mendatang, seperti di antaranya Property Index dan Affordability Sentiment Index. Index pada kuartal I 2018 tercatat sebesar 104,7 atau turun 0,83 persen secara quarter on quarter (qoq). Sedangkan pada kuartal II, Index kembali menyentuh angka 105,9. Ini adalah Index tertinggi sejak 2015. Index kembali bergerak naik sebesar 2,3 persen pada kuartal III 2018 menjadi 108,3. Kenaikan yang cukup tinggi ini diprediksi  akan kurang lebih sama dengan tahun 2019 mendatang.